Sabeta
Sabeta

20140603_165322

 

Sabeta atau ulat sagu ini cemilan orang Buli, selain Papua. Untuk satu bakul ini seharga Rp. 50.000,-. Sabeta diambil dari pohon sagu yang udah busuk sekitar 2 minggu setelah ditebang.

Tusuk Sate
Tusuk Sate

Cara masaknya sama dengan sate. Dibakar. Sebenarnya sabeta bisa dimakan mentah maupun masak. Saya sendiri belum berani makan mentah, masih rasa aneh. Namun sebagian besar orang tua Buli suka makan mentah. Menurut mereka rasanya manis. 🙂

Proses Pembakaran
Proses Pembakaran

Besarnya sabeta seukuran jempol orang dewasa. Di ujung badannya, ada warna merah sebagai kepala. Itulah ulat sagu. Konon, ulat ini memiliki protein dan asam amino yang tinggi lho!

Siap di Santap
Siap di Santap

 

Nah, biasanya dimakan dengan garam dan cabe mentah. Rasanya kenyal manis, sedikit asin dan pedas yang merampok. Kombinasi ini supaya gak terasa neg saat makan sabeta. Saat makan, sebaiknya tidak usah bayangin si ulat ini. Just eat. hehehe….

Beberapa orang mungkin tidak cocok bisa alergi. Seperti bengkak di sekitar wajah. Mungkin  juga karena kondisi fisik lagi menurun, hingga mudah alergi (seperti alergi makan udang). So, inilah kuliner lokal yang ekstrim, anda berani mencoba? Belum ke Buli, kalo belum rasa SABETA. 😀

Advertisements