Masa Lalu


Sebuah tulisan dari villia..

Bukan aku tak menghargai kenangan, namun masa lalu memang telah berlalu. Bersamanya ada banyak hal yang dengan susah payah berhasil ku lalui, kulepaskan dan kulupakan. Ada banyak hal yang dengan sekuat tenaga berhasil kuubah. Dan aku tak terlalu bersemangat untuk mengulang ataupun mengingatnya kembali.

Bagiku, segalanya sederhana saja, apa yang terpenting saat ini, itulah yang ku jaga baik-baik. Apa yang ada di depanku, itulah yang ku jelang. Apa yang tak perlu ku cari, takkan ku kejar. Apa yang tak perlu ku permasalahkan, takkan ku pikirkan. Apa yang nantinya akan ku lupakan, takkan kusimpan. Kalau toh nantinya aku harus menjalaninya, maka tak perlu ku ributkan apa yang tak perlu ku sukai.

Entah sejak kapan, yang aku inginkan hanyalah mempermudah dan menyederhanakan hidupku. Rasanya waktu telalu singkat dan tenaga ku terlalu terkuras untuk memikirkan dan menjalankan apa yang seharusnya tidak menjadi masalah bagi ku.

Dulu aku selalu mengatakan kepada mereka yang ku kenal, anggaplah aku angin. Sekarang aku merasa aku memanglah angin.

Karenanya, bukan aku tak menghargai kenangan. Namun seringkali, kenangan diingat karena ada yang ingin di genggam. Angin, tak pernah bisa dan tak ingin di genggam.
—————————————–
Segala yang berarti, tak akan jadi selalu berarti

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s